Danramil 03/Kundur Hadiri Sosialisasi Rencana Tambang Timah di Perairan Kundur Barat
KUNDUR – Danramil 03/Kundur Kapten CPL Eka S. Nasution menghadiri sosialisasi rencana penambangan bijih timah menggunakan Ponton Isap Produksi (PIP) di perairan Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Senin (26/10/2026). Pertemuan yang digelar MPI-KK bersama PT Tuah Karimun Sejahtera (PT TKS) di Gedung Pertemuan Kantor Camat Kundur Barat itu melibatkan sekitar 80 perwakilan nelayan dan sejumlah unsur pemerintah serta aparat kewilayahan.
Kehadiran Danramil yang mewakili Dandim 0317/TBK menjadi bagian dari koordinasi kewilayahan dalam mengikuti pembahasan rencana kegiatan pertambangan yang berkaitan langsung dengan kawasan pesisir dan kehidupan masyarakat setempat.
Dalam forum tersebut, Ketua MPI-KK Rasno, S.E., M.Si., memaparkan rencana kerja sama PT TKS dengan PT Timah Tbk untuk kegiatan penambangan bijih timah menggunakan PIP. Ia menjelaskan bahwa PT TKS telah memiliki Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP).
Rasno berharap rencana tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dan kepentingan warga pesisir. Ia juga mengajak masyarakat menyampaikan masukan agar berbagai persoalan yang mungkin muncul dapat dibahas melalui komunikasi terbuka.
“Semoga kehadiran kegiatan pertambangan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, menjaga keamanan lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kundur,” ujar Rasno dalam pemaparannya.
Sosialisasi yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.40 WIB itu juga dihadiri perwakilan TNI AL, Polri, Kejaksaan Negeri Karimun, pemerintah kecamatan, unsur dinas kelautan dan perikanan, serta pengelola pelabuhan penyeberangan Selat Beliah.
Selain memaparkan rencana kegiatan, penyelenggara membuka sesi dialog dan tanya jawab untuk menampung aspirasi masyarakat serta memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan.
Bagi aparat kewilayahan, komunikasi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif, terutama ketika rencana kegiatan ekonomi bersinggungan dengan kepentingan nelayan dan lingkungan pesisir.
Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan tertib. Melalui keterlibatan dalam forum tersebut, Koramil 03/Kundur turut mengikuti perkembangan rencana pertambangan di wilayah binaan dengan memperhatikan pentingnya komunikasi, kepatuhan terhadap ketentuan hukum, dan kepentingan masyarakat setempat.





